Selasa, 18 April 2017

Kandungan Surat Al-Hujurat ayat 10-13

 KANDUNGAN AYAT :
Ayat ini mengisyaratkan dengan jelas bahwa persatuan dan kesatuan, serta hubungan  harmonis antar anggota masyarakat kecil atau besar, akan melahirkan limpahan rahmat bagi mereka semua. Sebaliknya perpecahan dan keretakan hubungan mengundang lahirnya bencana buat mereka, yang pada puncaknya dapat melahirkan pertumpahan darah dan perang saudara.

B.      PERILAKU ORANG YANG MENGAMALKAN QS. AL-HUJURAT : 10-13
Diantaranya adalah :
1.       Selalu menjaga persaudaraan.
2.       Bersikap saling menyayangi dan menghormati terhadap sesame.
3.       Membantu mendamaikan perselisihan yang terjadi diantara saudaranya.
4.       Menjauhkan diri dari sikap-sikap yang dapat merusak pergaulan dan menimbulkan perselisihan.
5.       Tidak merasa dirinya paling baik dan paling benar daripada orang lain.

C.     PENERAPAN SIKAP SESUAI QS. AL-HUJURAT : 10-13
Diantaranya adalah :
1.       Menyayangi, menghormati, dan memperlakukan saudaranya dengan baik.
2.       Bersabar dan tenang ketika terjadi perselisihan dengan sesamanya.
3.       Tidak bersikap gegabah dengan emosi yang meluap-luap dalam menyelesaikan suatu masalah.
4.       Mengklarifikasi suatu masalah/mencari informasi yang lebih jelas sebelum mengambil tindakan, mungkin terdapat kesalahpahaman.
5.       Tidak merendahkan, mengolok-olok atau mengejek orang lain.
6.       Tidak memanggil seseorang dengan sebutan yang buruk dan tidak pantas.


KAJIAN QS. ALI IMRAN : 103

A.      KANDUNGAN AYAT :
Ayat ini memerintahkan seluruh kaum muslimin untuk bersatu di atas jalan Allah dan melarang kita untuk berpecah belah. Disebutkan dalam ayat ini, bahwa persatuan yang diperintahkan adalah persatuan di atas tali Allah, yaitu agama Allah (Islam), yang berlandaskan kepada Al Quran dan Sunnah. barang siapa yang melepaskan diri atau mengambil jalan lain yang tidak bersumber dari Al Quran dan Hadits RasulullahSAw, maka dia telah keluar dari jalan Allah SWT.

B.      PERILAKU ORANG YANG MENGAMALKAN QS. ALI IMRAN : 103
1.       Ia akan selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
2.       Ia akan menyikapi segala perbedaan dengan bijaksana.
3.       Menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kalangan kaum muslimin, terutama pada pendapat2 yang bukan masalah pokok.
4.       Saling menyanyangi dan mencintai sesame muslim.
5.       Mementingkan urusan persatuan dan persaudaraan Islam di atas segala-galanya, dengan tidak mementingkan pendapat pribadinya yang dapat menimbulkan perpecahan.

C.     PENERAPAN SIKAP QS. ALI IMRAN : 103.
1.       Tidak menuding satu kelompok yang melakukan kegiatan-kegiatan dan perayaan-perayaan hari besar Islam sebagai bukti dan ungkapan kecintaan mereka kepada Islam, sebagai aliran yang salah dan mengatakan sebagai bid’ah yang sesat, karena tidak dilakukan pada zaman rasulullah. Sebab jelas sangat jauh berbeda dengan pola hidup Rasulullah 14 abad yang lalu, semuanya dapat dikatakan bid’ah, dengan demikian kita semua berarti sesat. Pendapat ini tentu tidak dapat diterima.
2.       Begitu pula sebaliknya, kaum muslimin yang cultural tidak menjatuhkan kaum muslimin yang fanatic dengan celaan-celaan yang dapat menimbulkan percekcokan di atara mereka.
3.       Atau juga dalam perbedaan tata cara ibadah karena perbedaan mazhab atau perbedaan penafsiran hadits Rasulullah, mestinya tidak membuat satu sama lain menghujat dan merasa dirinya yang paling benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Implementasi Trilogi Nusa Putra

 Assalamu'alaikum Wr. Wb. Haiii... perkenalkan nama saya Raida Namira Aulia, salah satu mahasiswi program studi Pendidikan Guru Sekolah ...